Saat kamu menatap langit, apa yang kau lihat? Langit biru? Kebebasan? Masa depan yang penuh harapan? Warga Tokyo tak melihat satupun dari itu. Yang mereka lihat justru sebuah kapal induk alien yang mengerikan menggantung di atas, menelan pemandangan langit kota. Tiga tahun lalu, mereka datang. Kedatangan “Invaders” memicu perang terbesar yang pernah dihadapi umat manusia—perang yang mengancam akan mengakhiri dunia. Pemerintah Jepang bergegas menyiapkan perlawanan. Senjata-senjata diproduksi massal, memicu kontroversi dan gerakan perdamaian. Hari itu, segalanya berubah. Namun, pada kenyataannya, tak ada yang berubah sama sekali.
Kadode Koyama dan Ouran Nakagawa menjalani hari‑hari terakhir mereka seperti biasa: bersekolah, bermain bersama teman, dan melakukan apa saja yang biasa dilakukan siswi SMA yang bebas. Saat mereka tumbuh, mereka mulai menyadari arti sebenarnya menjadi dewasa, di dunia di mana orang dewasa tampak seperti setan yang hanya menipu dan menghancurkan. Mereka pun belajar bahwa ancaman nyata bagi umat manusia bukanlah “Invaders”, melainkan manusia itu sendiri.
